Brebes, 12 Sep 2020

Pembukaan suluk Matan 1 di Ponpes An Nidhom Nurul Huda Gamprit Brebes, yang di suh oleh KH. Imron Hisyam, pembukaab dilaksanakan dengan Hikmat , dengan tetap mematuhi Protokol kesehatan degan menjaga Jarak antar Peserta suluk.


Tamu undangan yang hadir antara lain, KH. Imron Hisyam selaku pengasuh Ponpes AnNidzom , bapak Slamet Royadi selaku lurah Brebes, Slamet Sugiarto Kec. Brebes, H. Masfuri selaku pemda Brebes, Bapak Eko selaku perwakilan dari Islamic Center, GP Ansor Brebes, Muslimat NU dan PC PMII Brebes,


Dalam pembukaannya dibuka oleh Bpk. H. Masfuri selaku utusan dari Staf ahli Bupati Idza Priyanti, acara dimulai dari hari sabtu 12 September sampai Ahad 13 September 2020, dengan mengucapkan kata Bismillah Suluk Matan 1 PC MATAN Brebes di mulai, imbuhnya.
Ucapan terimakasih yang disampaikan oleh ketua PC. MATAN Brebes, H. Saeful Anwar kepada seluruh stakholder yang telah mendukung jalannya Pembukan Suluk Matan 1 Angkatan 1 PC MATAN Brebes, di Ponpes An Nidzom Gamprit – Brebes,


MATAN sendiri merupakan organisasi keagamaan dan kemahasiswaan yang terlahir dari Jam’iyyah Ahlit Ath-Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah (JATMAN) digagas sejak tanggal 10 Oktober 2009 M/ 20 Syawwal 1430 H di Pekalongan dan baru dikukuhkan secara resmi pada oleh JATMAN pada muktamar XI JATMAN di Kabupaten Malang pada tanggal 10-14 Januari 2012 M/ 16-20 Shafar 1433 H


MATAN (Mahasiswa Ahlith Thoriqoh Al-Mu’tabaroh An-Nahdliyyah), adalah organisasi mahasiswa milik JATMAN (Jam’iyyah Ahlith Thoriqoh Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah/ Organisasi penganut Thoriqoh di bawah Nahdlatul Ulama’) di mana di bawah pimpinan Ra’is ‘Am Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali Bin Yahya sebagai pemimpin tertinggi, JATMAN telah begitu banyak mencatatkan kinerja yang sangat luar biasa khususnya pada dekade awal millennium ini dalam pembinaan umat Islam dan masyarakat secara umum menuju kedamaian dan tegaknya NKRI yang kita cintai ini


Gagasan untuk mendirikan MATAN ini muncul dari rasa prihatin atas kondisi sebagian besar mahasiswa di era sekarang ini yang dipandang kurang memiliki keseimbangan antara kemampuan intelektual mahasiswa dan spiritual mahasiswa, karena lebih mengutamakan pengasahan sisi intelektualnya, sementara sisi spiritualnya terabaikan.


Selain itu, mahasiswa yang selama ini dikenal mempunyai peran sebagai sosok agen pengontrol dan agen perubahan khususnya dalam ranah sosial dan politik, sehingga mahasiswa harus mampu untuk melakukan terobosan-terobosan atau sumbangsih peran dalam bidang sosial dan politik, baik selama masih menjadi mahasiswa maupun ketika sudah lulus dari perguruan tinggi dan berkiprah di masyarakat secara langsung. Akan tetapi, akhir-akhir ini peran tersebut kurang begitu terasa. Dikarenakan banyak aktivis mahasiswa yang terjebak pada pengayaan wacana tanpa aksi nyata, dan aksi unjuk rasa yang banyak dianggap oleh sebagian kalangan kurang efektif dan kurang mengedepankan etika MATAN.

Berangkat dari kondisi yang telah dipaparkan di atas, maka JATMAN merasa perlu dan harus untuk mendirikan organisasi kemahasiswaan berbasis thariqah dengan semangat untuk menanamkan jiwa kerohanian dalam hati, pikiran, dan perilaku mahasiswa

peserta suluk matan berfoto dengan KH. Hudalloh Karim selaku pemateri kethoriqohan dan pengasuh Ponpes Al Bukhori 1 Sengon Tanjung


Tema Suluk Matan 1 “ dengan berthoriqoh hidup terarah dan berkah” sebagai pemateri di sampaikan oleh Gus Syukron ma’mun, S.Pd selaku utusan dari PP Matan Pusat, ‘Lanjutnya.

dihadiri juga KH. Hudalloh Karim selaku Pengasuh Ponpes Al Bukhori 1 Sengon kec. Tanjung Brebes, dan kyai Akrom Jangka Daosat Kaligangsa sebagai Narasumber Kethoriqohan

Sertu Sulis dari Koramil 01 Brebes menyampaikan materi Kebangsaan


Perwakilan dari Koramil 01 Brebes, oleh Sersan Sulis menyampaikan pemateri Kebangsaan dengan adanya MATAN Di Brebes, berharap sebagai Pengibar Bendera Kebhinekaan.’Tegasnya

sebagai doa penutup oleh KH. Imron Hisyam selaku pengasuh ponpes An Nidzom Nurul Huda – Brebes


Penulis Nula,( PC.MATAN Brebes )

By Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *